Presiden PKS di acara 4 lawan 1
Posted by: jafis in Opini Politik on February 25th, 2009
Semalam saya menonton acara 4 lawan 1 di ANTEVE, kali ini menampilkan bapak Tifatul Sembiring dari Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ). Setiap pertanyaan panelis dijawab dengan smart dan enjoy oleh sang presiden, hingga akhir acara saya menonton dengan tersenyum-senyum dan sesekali tertawa sendiri.
Pertanyaan meliputi tentang fenomena iklan PKS, tentang kader yang melanggar dan juga tentang langkah – langkah politik partai PKS. Bapak Tifatul Sembiring berhasil menyampaikan pesan bahwa orang – orang PKS itu bukan malaikat, pasti ada kekurangan atau kesalahan. tapii…! PKS itu akan bertindak tegas terhadap kader-kadernya yang melanggar.
saya sempat bengong ketika panelis memberikan hadiah sebuah tarian “jaipongan”, ini maksudnya apa yaa? tidak ada sama sekali hubungannya dengan tema acara.
Apabila ingin menyampaikan pesan bahwa penari tersebut adalah pekerja seni yang merasa dirugikan karena pernyataan bapak Tifatul Sembiring, kenapa dia nggak disuruh mengeluarkan pendapat?
Menurut saya ! ini salah alamat deh..seharusnya mereka buat aja khusus untuk gubernur Jawa Barat bapak Ahmad Heryawan, jadi kan lebih leluasa membahasnya.
Saya lihat kader – kader PKS yang dihadapkan dengan tarian tersebut menundukkan kepalanya untuk menjaga pandangannya. Semoga acara 4 lawan 1 ini lebih cermat lagi menampilkan content pendukung acaranya, yaaa disesuaikan dengan tema dan pembicaralah..
Step by step menjadi dewan perwakilan rakyat
Posted by: jafis in Opini Politik, Sketsa on February 24th, 2009
Untuk menjadi Dewan Perwakilan Rakyat di Indonesia itu gampang ! berikut step by step nya !
- Pilihlah partai yang tokohnya kalo kita sebut namanya sebagian besar masyarakat mengenalnya. Hal ini sangat berguna bagi baleho kampanye anda nanti, apalagi bila anda belum dikenal masyarakat?
- Kemudian surveylah ke pengurus partai seberapa besar peluang anda untuk bisa dicalonkan. Biasanya pengurus partai ada 2 tipe : mereka mencalonkan dirinya sendiri atau sekedar team kampanye tapi minta uang sebagai dispensasi.
- Setelah anda terpilih sebagai caleg, siapkanlah dana yang besar untuk mendanai dan menggalang loyalitas seluruh dewan pengurus cabang sampai pengurus ranting.
- Cari Team sukses yang jago mengedit foto dan mengarang kata-kata yang indah dan menggiurkan.
- Siapkan Design Kawos, Baleho, kartunama dan sticker. ehhh satu lagi lohh..! cari mobil angkot, becak, mobil pribadi yang bisa anda memanfaatkan untuk memamerkan slogan kampanye anda.
- Sponsori acara – acara yang melibatkan banyak masyarakat, seperti pertandingan olahraga, seminar, perkawinan, dan pertemuan organisasi. Oh yaaa cara sponsorshifnya dengan menyumbangkan uang dan alat-alat yang bisa menempelkan foto anda.
- Bila anda mempunyai masalah moral dengan anggota keluarga, ingatkan mereka untuk mengeREM tingkah laku buruknya sampe PEMILU selesai *giyahahahahah
- Bila anda sudah terbiasa dengan kehidupan yang mapan, mulailah belajar cara hidup orang miskin. Seperi mengubur sejenak selera high Class anda! minimal sampai akhir PEMILU
- Sewalah orang dari Sanggar Seni/Theater untuk mengajari anda akting ketika di depan masyarakat awam. Misal : Muka sedih, muka peduli, muka penghasut, muka malaikat dan muka-muka lainnya
- Belilah alat dan pakaian – pakaian yang memberikan identitas anda sebagai seorang yang beragama .. tidak lupa juga tahan tingkah laku nafsu binatang anda minimal sampai selesai PEMILU
Demikianlah 10 Step by Step menjadi wakil rakyat.
Peringatan cara pemakaian :
1. Dianjurkan jangan dicoba bila anda masih punya hati nurani yang bersih untuk berjuang demi kemajuan bangsa ini.
2. Menjadi wakil rakyat bisa menyebabkan serangan jantung, paru – paru, epilepsi, susah tidur dan menggangu janin.
3. Penulis tidak bertanggung jawab atas efek samping yang ditimbulkan.
Ponari Replika Masalah Anak Indonesia
Posted by: jafis in Opini Sosial on February 22nd, 2009
Bila anda memasukan keywords “ponari sweat” di google, maka akan didapatkan banyak sekali blog dan portal yang membahas tentang plesetan produk minuman pocari sweat ini. entah betulan atau Hoax! yang jelas saya mencoba memandangnya dari sudut pandang berbeda.
Sekarang ini masyarakat Indonesia mulai kreatif menemukan metode mencari uang, yaitu salah satunya dengan memanfaatkan anak-anak mereka. Ada yang memanfaatkannya untuk menjadi idola cilik, ada yang diikutkan ke reality show dan ada pula yang dijadikan bintang film. wahh ..! hebat yaaaa.
walau sebenarnya ini mungkin masih dalam kategori positif ? tapi apakah tidak mengganggu perkembangan jiwa mereka nantinya, bukankah masa depan artis lebih banyak dampak negatifnya? bukankah popularitas artis itu hanya trend ses@at … lagian apa nggak menggangu pendidikan mereka disekolah?
kembali ke masalah PONARI !
Dukun cilik ini menjadi rebutan masyarakat yang menganggapnya sakti, dari antri untuk di obati sampe ada yang mandi di comberan bekas PONARI mandi. Selain itu ! kedua orangtuanya pun berebut hak mengasuhnya, karena si dukun cilik ini udah bisa menghasilkan uang milyaran.. Astagfirullah… Akhirnya Ponari malah nggak bisa sekolah.
Polemik Ponari dan anak – anak Indonesia sangat menyedihkan..
Anak – anak orang kaya terjebak narkoba karena kurangnya perhatian kedua orang tua yang sibuk mencari uang.
Anak-anak orang menengah di jejeli dengan impian-impian untuk menjadi selebritis, hingga orang tuanya malah bertingkah lebih kekanak-kanakan.
Anak-anak orang miskin dipaksa orangtuanya untuk ikut mencari nafkah karena kebutuhan ekonomi yang semakin berat.
Permasalahan yang LEBIH BESAR lagi adalah?
Pemerintah dan wakil rakyat sibuk berpolitik ria. komisi -komisipun diam tak bergeming ! sementara krisis moral semakin parah.
Harus ada ketegasan dari pemerintah tentang acara televisi, tentang mempekerjakan anak, tentang sistem pendidikan indonesia yang carut-marut. jika tidak ! Negara ini krisis generasi penerus yang gemilang.
Kisah Suku Dodolz di Republik makanan
Dahulu kala hiduplah sebuah negeri yang bernama Republik Makanan. Negara ini berkembang tapi nggak pernah bisa maju karena semua orang hobi makan memakan. Hingga suatu hari munculah sebuah suku/masyarakat spesies baru pembuat Dodolz yang bernama Dodolz.
Suku Dodolz berkembang terus tanpa memperdulikan pemerintah Republik makanan yang memandang sebelah mata, hal yang menyakitkan adalah masyarakat Dodolz ini selalu di curigai dan dibenci oleh sebagian masyarakat lain. Anehnya! pendekar-pendekar hebat malah muncul dari suku ini, hingga suatu saat mereka mengumpulkan kekuatan untuk berapat kerja nasional. Pertemuan ini meriah dan sangat menyentuh, karena! para pendekar ini bisa mengumpulkan para prajuritnya dengan kekuatan sendiri.
Setelah pertemuan bubar, semua ksatria pulang dan bertekad suatu saat nanti suku dodolz ini akan bisa menunjukan man power di Republik makanan. mulailah mereka membangun kekuatan di daerah-daerah yang mana masyarakatnya nggak tau sama sekali nikmatnya menjadi Dodolz. Sang sesepuh pendekar Dodolz pun rela berpergian kemana-mana untuk mensukseskan misi ini.
beberapa tahun kemudian! pertemuan para pendekar diadakan kembali, dan hasilnya sangat berbeda dengan sebelumnya. Jika dulu semua masyarakat makanan kagum dengan kemandirian para pendekar sekarang sudah dibantu seorang paman dari negeri seberang!kalo dulu semua orang bisa berpesta dan berbagi pengalaman, sekarang semua harus dipaksakan mendengarkan pengalaman orang lain.
Hah! bukankah selama ini perkerjaan suku Dodolz ini bisanya cuma mendengar terus, bosan ahh! kemudian untuk mengangkat harkat dan martabat diundanglah suku Dodolz dari negeri lain, Huh! udah kemaren susah-susah. eeee malah menjamu orang lain! padahal PR dalam negeri banyak sekali⦠terutama memasyarakatkan dodolz di negeri sendiri.
Para ksatria di daerah itu pun kecewa, dia ingat perkataan sang Komandan suku Dodolz di kampatriot, ketika meresmikan salah satu batalyon terpenting dan strategis di negeri makanan ini. Semua sudah jadi bubur !para ksatria bubar, sekarang bukan lagi sekumpulan pasukan tapi sirkus.
Dan Republik Makanan pun kembali dipenuhi kesatria – ksatria yang saling serang untuk makan-memakan, termasuk juga sesama suku DODOLZ
Perseteruan Politik
Posted by: jafis in Opini Politik on February 19th, 2009
Mendengar perseteruan antar partai politik sekarang ini membuat saya terharu. Apalagi melihat metode dan cara mereka berkampanye politik, sungguh membuat semua orang berpikir belajar darimana retorika politik tokoh-tokoh tersebut?
Di Republik Romawi juga pernah terjadi perseteruan politik yang hebat dimana praktek korupsi, nepotisme dan konspirasi menjadi permainan wajib yang mengasyikkan. Kemudian datanglah seorang pengacara idealis yang berjuang untuk sebuah perubahan bernama Marcus Tullius Cicero yang diabadikan Robert Harris dalam novel politiknya “Imperium”. Mau lihat review saya ada DISINI
kemudian Sejarah Politik China pun tak kalah dashyatnya yang disebut dengan SAMKOK (tiga kerajaan) dimana masa paling suram penuh tipu muslihat atas perebutan kekuasaan. Adalah seorang ahli perang bernama Zhu Ghe Liang yang begitu hebatnya mengatur strategi untuk mengalahkan penguasa yang zalim. Sutradara Jhon Woo mengabdikannya dalam sebuah film Red Cliff I dan II. Mau lihat review saya ada DISINI
Cicero mempunyai bakat orasi hebat dengan skill hukum diatas rata-rata, sementara Zhu Ghe Liang mempunyai bakat membaca gejala alam dengan skill analisa yang tajam. Mereka berdua terjun ke dunia politik bukan karena Uang atau popularitas keturunannya.
Sekarang ! aku melihat perseteruan politik indonesia sangatlah tidak menarik. Isue yang diangkat tak jauh dari menyanjung jagoan partainya dan mencari kelemahan-kelemahan jagoan partai lain. Satu lagi ! mereka seolah berlomba-lomba ingin dikatakan yang paling mengerti dan bermanfaat bagi rakyat. Subhanallah !
Saya berharap, Semoga Allah memberikan seorang Politikus hebat di negeri tercinta ini, yang memang bermodalkan bakat hebat serta attitude yang bagus. Seorang yang akan dikagumi oleh pemikiran-pemikiran yang inovatif, kreatif dan revolusioner, bukan karena popularitas keluarga dan popularitas dari media yang dibuat-buat.

