PR Pemerintah untuk industri pengolahan
Posted by: jafis in Opini Politik on April 7th, 2009
Siapapun yang menang di pemilu 09 dan memerintah bangsa ini, ada PR besar yang harus cepat ditanggulangi yaitu sektor perekonomian. Krisis global diperkirakan semakin menjadi-jadi, jika tidak disertai langkah-langkah yang tepat sasaran? akan berimbas pada kestabilan politik,ekonomi, sosial dan lain-lain
saya melihat industri pengolahan merupakan potensi yang sangat besar, bila pemerintah serius untuk menggarapnya sendiri dan mandiri. Saat ini seluruh sektor industri pengolahan dikuasai PMA ( Penanaman Modal Asing ), dari sawit yang di dominasi investor malaysia, karet oleh investor Thailand, dan industri kayu oleh Singapura. Membuat kita bertanya-tanya? kenapa pemerintah kita tidak bisa mengelolanya sendiri?
Saya akan mencoba membahas sektor – sektor Industri pengolahan ini. Edisi kali ini akan membahas tentang Industri pengolahan Sawit
Proses Industri Sawit
1. Pihak Swasta menggarap tanah dengan sistem tanam tumbuh, semua tanah masyarakat digarap dengan mengganti tanaman yang berharga dengan uang. Kemudian tanahnya nanti akan diganti dgn jatah lahan sawit yang terkenal dengan nama “sawit Plasma”, sementara lahan swasta di sebut “sawit inti”
2. setelah menghasilkan ! sawit plasma akan diserahkan kepada masyarakat, beserta utang-utang atas biaya modal penanaman dan pemeliaharan sawit kepada pihak swasta. Mereka mencicil setiap menjual hasil sawitnya dengan persentase tergantung kesepakatan. *hal ini sering membuat nih sawit berpindah tangan heheheh
3. Palm Oil Mill (PKS= Pabrik Kelapa Sawit) tempat pengolahan sawit ini yang kemudian menghasilkan bahan bermanfaat lainnya seperti :
- Crude Palm Oil (CPO) -> bisa untuk bahan minyak sayur,sabun,sampo dan lain-lain
- Biji Inti –> ini bahan untuk minyak sayur kualitas tinggi
- solid –> limbah berbentuk lumpur yang kesuburannya melebihi pupuk kompos.
- Cangkang –> bisa untuk jalan *tinggal siram aja ama semen dan buat kerajinan tangan juga.
- Janjangan kosong –> bisa jadi bahan untuk pengolahan jamur merang, dll
- Fiber –> bersama cangkang dijadiin bahan bakar Boiler (tenaga uap) untuk pabrik, sehingga pabrik tidak butuh banyak solar *jelas ini menguntungkan sekali
3 tahun saya kerja di industri pengolahan sawit/CPO, tidak pernah yang namanya Palm Oil Mill (PKS= Pabrik Kelapa Sawit) merugi. Semua output sangat berguna dan pabriknya tidak perlu banyak solar untuk operasional.
Yang menjadi pertanyaan adalah?
- Kenapa sawit yang dikelola pemerintah (PTPN) itu merugi terus ? padahal banyak kemudahan yang diberikan? bertolak belakang dengan swasta
- Apakah soal kualitas pekerjanya? karena yang dikelola PMA juga memakai pekerja dari Indonesia.
- kenapa Pemerintah tidak pernah tanggap mengembangkan industri kreatif bagi masyarakat dari limbah Pabrik sawit?
- kenapa pemerintah tidak menyadari kalo Wilson martua pemilik WILMAR Plantation (penguasa perkebunan sawit di sumatera) masuk urutan orang terkaya versi FORBES?
Banyak sih yang ingin ditanyakan kepada pemerintah, biar mereka tanggap gituloh ! jangan cuma senang nerima pajak doang.. ehh ada satu lagi ?
- kenapa “sawit plasma” itu kok malah dimiliki oleh pejabat daerah? gihahaha
Bila Pemerintah tidak fokus dengan industri pengolahan, kehancuran ekonomi kita semakin dekat. Sekarang ajah ! semua sektor hasil bumi kita di ekspor ke luar negeri secara besar-besaran ? disana : malaysia, thailand, singapura dan lain-lain dengan senang hati mepackingnya kembali menjadi produk yang bernilai tinggi.
Negara tetangga menikmati devisa dari ekspor produk hasil packing yang bahan bakunya disedot dari Indonesia. Negara kita emang baik yaaaaa!
Bila Banteng PDIP mengamuk?
Posted by: jafis in Opini Politik on March 24th, 2009
“Bila politik menemui jalan buntu, mulailah peperangan ! disana kita akan menemukan jalan, walau tidak tahu kemungkinan untuk menang” Marcus Tullius Cicero
itulah kata-kata yang diucapkan cicero kepada adiknya lucius ketika dia menantang perang Hortensius, seorang konsul dan pengacara no. 1 di Republik Romawi untuk mendakwa Gaiuss Verres gubernur Sisilia yang korup dan berpengaruh. dan setelah melewati pergelutan politik yang hebat, akhirnya cicero menang.
PDIP pun melakukan hal yang sama ketika mereka melihat begitu kokohnya popularitas SBY-JK. Megawati tidak mungkin jadi Cawapres ! berarti untuk menjadi seorang Presiden, SBY merupakan lawan yang sangat tangguh. Karena jalan politik mereka buntu maka Perang ditabuh PDIP ! suasana politik yang awalnya jaim-jaim akhirnya mengalir deras tawar-menawar politik secara terbuka
Walau banyak sekali pertimbangan politik lainnya, koalisi SBY-JK harus dipecah dahulu karena ini kekuatan yang sangat besar. Manuver pertama dekati tokoh GOLKAR untuk jadi cawapres, sesuai yang diinginkan ! seorang yang ingin jadi Capres pasti menolak dijadikan cawapres.
Penolakan ini membangkitkan harga diri para pengurus DPD GOLKAR, masak partai besar gini berlomba-lomba ditawari Demokrat dan PDIP sebagai cawapres doang! di luar sana berhembuslah isue ” Partai besar kok nggak berani maju sendiri, maunya dijadikan yang kedua”
” ini aspirasi DPD GOLKAR, mereka menginginkan kita maju sendiri sebagai CAPRES, lalu muncullah nama saya ! kalo nggak saya ambil, tokoh yang lain banyak yang mau…heheh dan ini soal harga diri !” jawaban JK di metrotv semalam ketika ditanya ketua partai Demokrat tentang kenapa mau jadi Capres.
Awalnya menemukan jalan buntu, sekarang PDIP mulai menemukan ritme permainan politiknya. Semua Partai mulai bermanuver secara terbuka, inilah yang diinginkan PDIP ! ketika suasana politik panas, gesekan akan mudah memercikan api.
Satu hal yang membuat mereka tenang ” Posisi SBY sekarang sama dengan JK dan Megawati, ditentukan oleh koalisi”. Ini sebuah harapan baru bagi PDIP dibanding harus melawan SBY-JK, karena PKB, PAN, PKS, GERINDRA, dll belum terusik harga dirinya untuk jadi CAWAPRES . he he he he
Tapi bakat politik Megawati bukan seperti Marcus Tullius Cicero yang jago orasi dan bernegosiasi. Persis seperti Bapaknya Presiden Soekarno, Cicero punya bakat yang hebat dalam memainkan ritme politik.
Kita lihat saja apakah Banteng PDIP bisa mengamuk dengan hebat ! kita tunggu siapa pilihan koalisinya, begitu juga dengan SBY dan JK
mengutip kata – kata Cicero : Satu hal yang tidak pernah bisa anda percayai sepanjang hidup adalah : EMOSI
Blog penghina nabi!
Posted by: jafis in Opini publik on March 10th, 2009
lagi – lagi muncul blog yang menghina nabi, kali ini berbahasa indonesia dengan baik dan benar. ohh tidak !! ternyata dilakukan oleh putra bangsa ini juga, apakah ini pertanda memang sudah ada sekelompok orang yang terorganisir mengobrak-abrik Islam di dunia maya.
Saya pikir Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) masih terlalu lambat dalam merespon kejadian yang selalu berulang-ulang ini. Padahal layanan blog gratess seperti wordpress dan blogspot itu bisa dihubungi oleh pemerintah untuk menghapus secara cepat oknum blogger yang tak bertanggung jawab. Bahkan ! bisa menyelidikinya karena modusnya selalu sama.
Asal mau berkerja keras.. pasti bisa ditemukan ! tinggal kinerja orang-orang didepartemen tersebut. Sudah saatnya pemerintah melakukan audit kinerja terhadap kinerja departemen di pemerintah.
Apakah sudah berfungsi dengan baik? dengan hasil kinerja yang nyata? atau hanya sekedar departemen yang menghabiskan pajak negara.
kasus blog ini bukan saja satu-satunya tolak ukur tersebut, banyak sekali permasalahan yang sampe sekarang kita tunggu solusi penyelesaiannya dr departemen-departemen pemerintah.
gambar di ambil dari SINI
Jalan Kaki Jinakan 9 Jenis Penyakit !
Posted by: jafis in Opini kesehatan on March 6th, 2009
saya kutip dari email nih…
STUDI dalam beberapa tahun terakhir semakin mengukuhkan bahwa berjalan tergopoh-gopoh dan bukan jalan santai memang memberi banyak manfaat bagi kesehatan kita. Inilah sembilan manfaat yang dapat diperoleh dari aktivitas jalan kaki.
(1) Serangan Jantung.
Pertama-tama tentu menekan risiko serangan jantung. Kita tahu otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner yang memberinya makan) agar bugar dan berfungsi normal memompakan darah tanpa henti. Untuk itu, otot jantung membutuhkan aliran darah yang lebih deras dan lancar. Berjalan kaki tergopoh-gopoh memperderas aliran darah ke dalam koroner jantung. Dengan demikian kecukupan oksigen otot jantung terpenuhi dan otot jantung terjaga untuk bisa tetap cukup berdegup.
Bukan hanya itu. Kelenturan pembuluh darah arteri tubuh yang terlatih menguncup dan mengembang akan terbantu oleh mengejangnya otot-otot tubuh yang berada di sekitar dinding pembuluh darah sewaktu melakukan kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu. Hasil akhirnya, tekanan darah cenderung menjadi lebih rendah, perlengketan antarsel darah yang bisa berakibat gumpalan bekuan darah penyumbat pembuluh juga akan berkurang.
Lebih dari itu, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spons penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan berjalan kaki tergopoh-gopoh. Tidak banyak cara di luar obat yang dapat meningkatkan kadar HDL selain dengan bergerak badan. Berjalan kaki tergopoh-gopoh tercatat mampu menurunkan risiko serangan jantung menjadi tinggal separuhnya.
(2). Stroke.
Kendati manfaat berjalan kaki tergopoh-gopoh terhadap stroke pengaruhnya belum senyata terhadap serangan jantung koroner, beberapa studi menunjukkan hasil yang menggembirakan. Tengok saja bukti alami nenek-moyang kita yang lebih banyak melakukan kegiatan berjalan kaki setiap hari, kasus stroke zaman dulu tidak sebanyak sekarang. Salah satu studi terhadap 70 ribu perawat (Harvard School of Public Health) yang dalam bekerja tercatat melakukan kegiatan berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu, risiko mereka terserang stroke menurun duapertiga.
(3). Berat badan stabil.
Ternyata dengan membiasakan berjalan kaki rutin, laju metabolisme tubuh ditingkatkan. Selain sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang mungkin ada akan terbakar oleh meningkatnya metabolisme tubuh, sehingga kenaikan berat badan tidak terjadi.
(4). Menurunkan berat badan.
Ya, selain berat badan dipertahankan stabil, mereka yang mulai kelebihan berat badan, bisa diturunkan dengan melakukan kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu secara rutin. Kelebihan gajih di bawah kulit akan dibakar bila rajin melakukan kegiatan berjalan kaki cukup laju paling kurang satu jam.
(5). Mencegah kencing manis.
Ya, dengan membiasakan berjalan kaki melaju sekitar 6 km per jam, waktu tempuh sekitar 50 menit, ternyata dapat menunda atau mencegah berkembangnya diabetes Tipe 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk (National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases).
Sebagaimana kita tahu bahwa kasus diabetes yang bisa diatasi tanpa perlu minum obat, bisa dilakukan dengan memilih gerak badan rutin berkala. Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara bergerak badan (brisk walking), obat tidak diperlukan. Itu berarti bahwa berjalan kaki tergopoh-gopoh sama manfaatnya dengan obat antidiabetes.
(6). Mencegah osteoporosis.
Betul. Dengan gerak badan dan berjalan kaki cepat, bukan saja otot-otot badan yang diperkokoh, melainkan tulang-belulang juga. Untuk metabolisme kalsium, bergerak badan diperlukan juga, selain butuh paparan cahaya matahari pagi. Tak cukup ekstra kalsium dan vitamin D saja untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis. Tubuh juga membutuhkan gerak badan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit terpapar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis. Mereka yang melakukan gerak badan sejak muda, dan cukup mengonsumsi kalsium, sampai usia 70 tahun diperkirakan masih bisa terbebas dari ancaman pengeroposan tulang.
(7). Meredakan encok lutut.
Lebih sepertiga orang usia lanjut di Amerika mengalami encok lutut (osteoarthiris) . Dengan membiasakan diri berjalan kaki cepat atau memilih berjalan di dalam kolam renang, keluhan nyeri encok lutut bisa mereda. Untuk mereka yang mengidap encok lutut, kegiatan berjalan kaki perlu dilakukan berselang-seling, tidak setiap hari. Tujuannya untuk memberi kesempatan kepada sendi untuk memulihkan diri. Satu hal yang perlu diingat bagi pengidap encok tungkai atau kaki: jangan keliru memilih sepatu olahraga. Kita tahu, dengan semakin bertambahnya usia, ruang sendi semakin sempit, lapisan rawan sendi kian menipis, dan cairan ruang sendi sudah susut. Kondisi sendi yang sudah seperti itu perlu dijaga dan dilindungi agar tidak mengalami goncangan yang berat oleh beban bobot tubuh, terlebih pada yang gemuk.
Bila bantalan (sol) sepatu olahraganya kurang empuk, sepatu gagal berperan sebagai peredam goncangan (shock absorber). Itu berarti sendi tetap mengalami beban goncangan berat selama berjalan, apalagi bila berlari atau melompat. Hal ini yang memperburuk kondisi sendi, lalu mencetuskan serangan nyeri sendi atau menimbulkan penyakit sendi pada mereka yang berisiko terkena gangguan sendi.
Munculnya nyeri sendi sehabis melakukan kegiatan berjalan kaki, bisa jadi lantaran keliru memilih jenis sepatu olahraga. Sepatu bermerek menentukan kualitas bantalannya, selain kesesuaian anatomi kaki.
Kebiasaan berjalan kaki tanpa alas kaki, bahkan di dalam rumah sekalipun, bisa memperburuk kondisi sendi-sendi tungkai dan kaki, akibat beban dan goncangan yang harus dipikul oleh sendi.
(8) Depresi.
Ternyata bergerak badan dengan berjalan kaki cepat juga membantu pasien dengan status depresi. Berjalan kaki tergopoh-gopoh bisa menggantikan obat antidepresan yang harus diminum rutin. Studi ihwal terbebas dari depresi dengan berjalan kaki sudah dikerjakan lebih 10 tahun.
(9). Kanker juga dapat dibatalkan muncul bila kita rajin berjalan kaki, setidaknya jenis kanker usus besar (colorectal carcinoma).
Kita tahu, bergerak badan ikut melancarkan peristaltik usus, sehingga buang air besar lebih tertib. Kanker usus dicetuskan pula oleh tertahannya tinja lebih lama di saluran pencernaan. Studi lain juga menyebutkan peran berjalan kaki terhadap kemungkinan penurunan risiko terkena kanker payudara.
Semoga bermanfaat
jangan sekedar publikasi?
Posted by: jafis in Opini Sosial on March 4th, 2009
If you want to make peace, you don’t talk to your friends. You talk to your enemies. moshe dayan – Israeli general and politician
quote ini kudapatkan ketika jalan-jalan di blog Aris munandar, jadi ingin beropini tentang sikap orang untuk sebuah perdamaian
Di Indonesia kata-kata ini sangat cocok di untuk para aktivis dan politisi. Banyak yang bersuara lantang untuk sebuah perdamaian atau permasalahan lainnya tapi salah sasaran, semua hanya sekedar publikasi saja.
Pernah saya membaca seorang politisi mantan militer yang sibuk membicarakan tentang perdamaian di ambon dan papua, kalo sampe sekarang masih bergejolak ! bisa jadi emang hanya publikasi saja, tidak pernah berdialog langsung dengan kelompok yang bikin keributan.
dipermasalahan lainnya…. kasus LAPINDO
banyak sekali yang sok bicara di media tentang penderitaan warga sidoarjo. Tapi sampe sekarang tidak ada yang fokus bicara langsung dengan pihak LAPINDO yang merupakan musuh rakyat itu. Anggota DPR yang ditugaskanpun lebih cerdas bicara dengan warga sidoarjo sendiri dibanding dengan LAPINDO.
So.. jika ingin melakukan sesuatu! langsung dengan yang berkepentingan, jangan sekedar publikasi.
Perumusan masalah adalah setengah dari solusi GERINDRA?
Posted by: jafis in Opini Sosial on March 3rd, 2009
Perumusan masalah adalah setengah dari solusi
Iklan-iklan Partai GERINDRA di televisi mungkin ingin menterjemahkan kalimat diatas. Mereka menampilkan permasalahan – permasalahan yang dihadapi masyarakat, kemudian partai GERINDRA seolah datang sebagai gerakan baru yang membawa semangat perubahan.
Perubahan ! adalah kalimat yang sangat populer untuk sebuah harapan. Bapak SBY pun menggunakan jargon ini ketika memenangkan pemilu presiden 5 tahun yang lalu. Masyarakat Indonesia memang sudah bosan dengan kondisi negara yang jalan ditempat..begitu-begitu saja !
Perumusan masalah adalah setengah dari solusi, artinya butuh setengah lagi untuk melengkapinya. Sisa setengah itu adalah teknis pelaksanaan penanggulangan masalah, butuh idea yang kreatif, inovatif, akurat, brilian yang terimplementasi pada langkah-langkah nyata + tepat sasaran.
Seharusnya Partai Gerindra atau partai lainnya yang memakai metode ini, udah siap dengan langkah-langkah nyatanya. Di publikasikan secara interaktif seperti : melalui blog untuk berinteraksi dengan masyarakat tanpa batas waktu, seminar di kampus-kampus untuk dapat masukan dari pemikiran akedemisi, serta studi kasus dengan kelompok masyarakat yang berkepentingan seperti KUD.
Masyarakat nggak perlu diingatkan lagi dengan permasalahan mereka, setiap haripun kesulitan-kesulitan sudah dihadapi sepanjang waktu. Publikasi penderitaan mereka hanya menambah luka, tohh ! nggak kasih manfaat juga.
Masyarakat BUTUH LANGKAH – LANGKAH NYATA.. wait and see
Tak butuh banyak waktu,untuk jadi orang baik!
Posted by: jafis in Opini Politik, Sketsa on March 2nd, 2009
sebenarnya 0rang baik itu akan selalu lebih banyak daripada orang yang jahat, masalahnya ! orang jahat banyak yg berani, sedangkan orang baik banyak yang berdiam diri.
agak sulit untuk menjelaskan definisi dari orang baik dan jahat, karena akan memakan waktu yang panjang seperti perjalanan menjadi salahsatu karakter tersebut. Saya akan memberikan sebuah tolak ukur atas pengertian terhadap dua karakter yang berbeda tersebut dengan definisi sebagai berikut:
Orang baik dan jahat itu terlihat dari niat dia terhadap sesuatu, proses melakukannya dan caranya menyikapi hasil yang dia capai.
Berikut sketsa saya tentang cara kita memaknai orang itu baik atau tidak dengan mengambil contoh terhadap wakil rakyat dan guru ngaji:
Sketsa I
guru ngaji : kenapa ingin jadi wakil rakyat mas?
caleg: gini mas.. kita tidak bisa merubah kondisi negara ini tanpa terjun langsung ke dunia politik itu sendiri. Butuh orang-orang baik di parlemen”
guru ngaji : ooo.. janji-janji di baleho anda apakah sebagai trik biar rakyat simpati?seperti gajinya yg setengah untuk rakyat?”
Caleg : iya mas.. yang penting kita berhasil dulu jadi DPR, ntar kalo udah disana baru berjuang mati-matian buat kebenaran”
guru ngaji : “betul yaa mas…apa ntar gajinya nggak cukup untuk kebutuhan keluarga mas?”
caleg : “yaa ..namanya juga perjuangan mas, ini sudah resiko saya?”
guru ngaji : “selama ini mas kerja apa sih?”
caleg : “saya jadi guru honor mas, sesekali sambilan berdagang! maklumlah gajinya kecil..”
guru ngaji : “lah itu kan sebuah perjuangan mulia juga mas?”
caleg : “iya.. tapi kan kalo jadi wakil rakyat bisa lebih besar perjuangannya”
guru ngaji : “okey deh mas.. saya pilih anda,ntar kalo udah menjabat jangan lupa diskusi yaaa?
Sketsa II –> 5 tahun kemudian
guru ngaji : ” wah si mas ini sekarang sombong sekali, selama 5 tahun baru kali ini loh bertemu?”
DPR : “maaf mas ! saya sibuk ngurusin rakyat?”
guru ngaji:” halah si mas ini! dulu nggak ada mobil, nggak ada HP malah sering ketemu saya! bukannya dengan memiliki 2 hal tersebut malah lebih dimudahkan?”
DPR : “anu mas.. ternyata permasalahan bangsa itu sangat besar. Saya mesti perbaikin sistem, studi banding dg bangsa lain..”
guru ngaji:” iya deh…tapi yaa sekali-kali silaturahmi toh sama kita-kita, yaa nggak apa2 bukan sbg DPR…emmm sebagai teman gituloh !”
DPR : “iya yaaa.. maaf mas! oh ya mohon dukungannya lagi loh mas, masih banyak perjuangan yang harus diteruskan nih..”
guru ngaji :”saya bantu, tp dak jamin yg lain loh ! lah wong sampeyan sendiri jarang silturahmi?”
Sektsa III –>6 bulan setelah pemilu
guru ngaji : “wahh… sekarang bikin usaha toko mas ?”
mantan DPR : “iya mas.. sepertinya rakyat lebih banyak memilih orang-orang yang menebar janji?
guru ngaji : “yaa mungkin gantian mas..dulu kan sampeyan yg dipilih?”
mantan DPR:” sebenarnya saya emang udah nggak niat jadi DPR, permasalahannya rumit”
guru ngaji : ” he he he.. bukannya kemaren masih semangat minta dipilih”
Mantan DPR: “itu karena rakyat yg minta mas, saya juga udah males! mendingan saya dagang!”
guru ngaji : katanya dulu mau meniti jalan perjuangan mulia? kok nggak balik ke guru honor lagi? kan madrasah sebelah kurang guru loh mas?”
Mantan DPR : ” jadi pedagang itu mulia juga mas, ntar kalo udah sukses dan banyak duitnya..bisa bantu yg nggak mampu!”
guru ngaji : “kita ketemu 5 tahun lagi yaa mas?”
Sketsa ini terus bersambung… hingga di masa tuanya si guru ngaji meninggal dunia..datanglah sang mantan DPR ke pemakaman sahabat diskusinya itu.
betapa terkejutnya ketika melihat jalan yang macet karena banyaknya yang mengiringi jasad sahabatnya itu. Hampir semua orang mengatakan bila telah berpulang seorang guru ngaji yang pintar berdagang, penyantun dan berhati mulia.
Sang guru ngaji mempunyai sebuah toko kerajinan dan restoran tradisional, selain berhasil membangun mesjid di kampungnya, ratusan karyawan berhasil di didiknya. Bukan sekedar perekonomian mereka, tapi juga pendidikan akhlaknya.
silahkan memaknai sendiri sketsa ini….
Ahmad Dani jadi cawapres PKB?
Posted by: jafis in Opini Politik on February 28th, 2009
menurut Sekretaris FPKB Marwan Djafar, Dhani adalah sosok ideal sebagai perwakilan tokoh muda dan juga memiliki penggemar paten di tingkat akar rumput. “Selain itu, Dhani memiliki keberanian bersikap menentang mainstream,” ujar Marwan, Jumat (27/2) di Ruang Wartawan DPR RI, Jakarta.
Partai Kebangkitan Bangsa mempunyai rencana mengusung pasangan Muhaimin Iskandar – Ahmad Dani. Pentolan band Dewa 19 ini dianggap bisa mewakili semangat anak-anak muda, ini bisa jadi kenyataan loh ! mengingat si Ahmad Dani emang dari dulu akrab dengan pengurus PKB.
Dari segi strategis kampanye ini pilihan yang tepat, dikarenakan PKB mengincar suara-suara pemula yang tidak terlalu peduli dengan politik. Massa yang identik dengan anak band dan anak nongkrong, sebuah tambahan bagi basis mereka yang identik dengan anak-anak pesantren.
Saya berharap Partai – partai memilih orang-orang yang kompeten dibidangnya. Untuk cawapres pilihlah orang yang pintar bikin kebijakan yang bener, jiwa kepemimpinannya bagus, kelakuannya bagus dan empatinya sama rakyat tulus.
Akhlak harus menjadi ukuran paling penting seseorang untuk dipilih sebagai pemimpin. Memang semua kembali kepada pilihan rakyat, tapi kita tahu kan! kalo sebagian besar golongan grassroot kita tuh milihnya suka ikut-ikutan, gampang terpengaruh sama yang namanya ketenaran dan gengsi-gengsian. Mereka banyak belum menyadari pemimpin seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan Bangsa Indonesia.
nahh… semoga PKB yang merupakan basis besar Nahdlatul Ulama mengimplementasikan aturan Islam dalam memilih pemimpin. Cukuplah sudah kita sebagai umat islam dikenal terbesar didunia tapi sedikit sekali yang bersikap secara islami sesuai tuntunan Rosulullah.
Semoga para kyai di PKB merenungkan kembali apa tujuan kaum pesantren terjun ke dunia politik.
Mau lemak diperutnya hilang?
Posted by: jafis in Opini kesehatan on February 27th, 2009
Hati-hatilah dengan perut anda, lemak yang menumpuk akan menurunkan daya kreatifitas, mudah mengantuk dan mudah capek. Berikut ini beberapa tips sederhana biar bisa menurunkan lemak di perut.
1. Olahraga yang sederhana saja seperti jalan santai + senam setelah sholat shubuh. nggak perlu lama – lama ! walau sebentar yang penting rutin setiap pagi.
2. Menurut peneliti di University of Michigan lebih baik makan dalam porsi kecil dengan jarak 4 jam, dibanding makan 2 kali sehari tapi porsi besar. Makan dalam porsi kecil membuat metabolisme bergerak lebih cepat dan pembakaran lemak stabil. ingat jaraknya 4 jam dengan porsi genggaman tangan anda
3. Pilihan makanan yang mengandung serat dan air. Seperti sayuran, kacang-kacangan dan buah-buahan. hal-hal ini malah bisa mengenyangkan loh! seperti bubur kacang ijo.
4. Biasakanlah mengkonsumsi teh hijau, biasanya dianjurkan maksimal 2 kali sehari selepas makan siang dan malam. Ini gunanya untuk melancarkan BAB dan racun – racun yang disisakan makanan.
demikianlah tips sederhana dari saya.. oh yaa bila diiringi puasa senin kamis tambah bagus lohh, minimal satu kali dalam dua minggu.
Stop ! kampanye menyanjung diri sendiri
Posted by: jafis in Opini Politik on February 26th, 2009
Ketika saya membaca disebuah portal berita tentang perkataan Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Pramono Anung bahwa KPK itu didirikan saat pemerintahan Megawati tahun 2002. Kemudian sindiran Pramono ini pun dibalas oleh Ketua DPP Partai Demokrat Amir Syamsudin. katanya membasmi korupsi itu jangan hanya pandai berorasi dan beretorika. Tapi harus lewat tindakan nyata seperti yang dilakukan saat ini. Mendorong saya untuk mengeluarkan opini dibawah ini
Sejak dahulu orang – orang tua kita selalu mengajarkan untuk bersikap rendah hati, di surau-surau juga para guru ngaji mengajarkan bahwa kebaikan – kebaikan itu sebaiknya disembunyikan.
harapan saya semoga para politikus Indonesia mengedepankan idea dan langkah-langkah yang inovatif buat kemajuan bangsa ini. Fokuslah dengan apa yang akan dikerjakan nanti, jangan mengungkit-mengungkit keberhasilan masa lalu.
Saya rasa masyarakatpun bosan mendengar kampanye-kampanye yang menyanjung diri sendiri, karena hal-hal seperti itu malah mengarahkan akan keangkuhan, kesombongan dan keinginan untuk dipuji. wallahualam bishowab

